Jumat, 06 Maret 2009

Dear Mufti kecilku....


Dari Lembar2 yang tercecer,
ku coba satukan kembali
sebagian kecil dari buah pikiran
seorang KADER DAKWAH
...

sebagian kecil dari perjalanan
panjangku
hanya untuk mencari cinta sejatiku


Bila nafas mulai terhenti,
darah2 mengalir yang mensucikan bumi,
hanya inilah yang bisa kutinggalkan

masih ada masa yang tersisa untuk kalian,

persembahan dari hatiku
untuk pengemban Risalah
para penjaga Asholah,
yang selalu menebarkan Aura Kemenangan

biarkan aku menemui Rabb-ku
dengan membawa seluruh "cintaku",

tinggalkan raga suci ini
dengan sebuah senyuman khas,
senyumnya seorang syuhada...

Aku yang mencintaimu karena besarnya
cintaku pada Rabb-ku

hatiku selalu ada untuk kalian



wassalamu`alaikum wr. wb

________________________________________________
/ Saat langit lay-oUt brmandikan bintang, /
/ wajah2 lelah mulai letih berdiri /
/ malam semakin meredupkan sinar matanya /
/ ke harap masih ada hari esok untuk mereka /
/ 24 Nov 2008 /
/ 20:22 /

________________________________________________

Kenapa harus jalan ini ….?



Jalan yang panjang, sewaktu-waktu kitapun akan letih untuk berjalan. Istirahat, walaupun hanya sejenak. Mengisi kembali tenaga yang telah terkuras, dengan bekal yang kita bawa dan sudah dipersiapkan ditempat pemberhentian kita dalam setiap persimpangan jalan, untuk kembali meneruskan langkah kaki ini.
Jalan yang sulit. Terkadang titian itu kembali kita temui. Namun kali ini titian itu terlalu rentan untuk kita lewati, bias-bisa kitapun ikut terjerumus dalam jurang yang tidak berujung tepi itu.
Tetapi apa boleh buat, hanya titian itu yang harus kita lewati, tanpa jalan lain yang tersedia.
ADA……! Tapi resiko untuk melalui kesana itu lebih sulit, bisa jadi kita malah tersesat tanpa tujuan, karena itu bukan jalan yang disediakan untuk kita untuk mengakhiri perjalanan ini……
by: Ibnu Syiffa Al Ghifari
Yah….., Keep Istiqomah and pray to Allah, only………….. 5/3/2006